Sabtu, 23 Oktober 2010

?

sekilas percakapanku dengannya..

a: hai sahabatku, apakah ku boleh bercerita tentang hidupku? masalahku?
x: oh ya tentu, ada apa sahabatku?
a: aku sedang menghadapi masalah yang cukup rumit untukku
x: apa masalahmu? ayo ceritakan semuanya kepadaku, aku sahabatmu aku akan membantumu sebisaku
a: begini, seorang lelaki menyukaiku, lelaki itu membuatku senang dan nyaman, akupun menyukainya bahkan menyayanginya setelah lama menjalani semua dengannya.. saat itu aku sadar, lelaki itu pernah menjadi seseorang yang sangat spesial untuk salah satu teman kita, tetapi aku tidak bisa membohongi perasaan ini.. aku harus melakukan apa, wahai wanita cantik?
x: itu masalahmu? begini, apa kau yakin dengannya? apakah dia juga yakin denganmu? aku tak mau engkau dipermainkan oleh siapapun
a: ya aku yakin kepadanya, dia pun yakin kepadaku, lalu aku harus bagaimana?
x: sejak kapan lelaki itu menyukaimu?
a: sudah setahun lebih, awalnya aku ingin menghindari rasa dia kepadaku karena ku tau perasaan temanku itu jika ku bersamanya, tetapi aku tidak bisa.. perasaan ini malah membuatku tidak berkutik
x: menurutku, jangan kau pergi dari dia, jangan kau hilangkan perasaanmu kepadanya.. biarkan itu semua tumbuh dengan sendirinya, aku yakin dia lelaki yang baik untukmu.. dan masalah temanmu itu, biarkan hal itu mengalir apa adanya, dia sudah dimiliki orang lain bukan? dan dia pun mencintainya bukan? sabar, jangan kau buat ini adalah masalah di hidupmu
a: tapi aku jadi serba salah atas semua ini, aku takut mengatakan semuanya kepada temanku, aku tidak tega melihat ia nanti, aku tidak mau bertengkar dengannya karena seorang lelaki.. jadi serba salah gini
x: jangan jadi serba salah, itu hanya membuatmu bingung dan tidak akan menyelesaikan masalah ini.. jalani saja dengan lelaki itu jika memang kau nyaman dan bahagia dengannya, biarkan nanti kita bicarakan baik-baik dengan teman kita itu, beri dia pengertian olehmu
a: aku takut respon dia, aku takut menerima resiko itu
x: mau tidak mau kau harus terima resiko itu, pilih salah satu dan jangan kau ambil keduanya, karena itu tidak akan benar.. aku yakin kau bisa :) berbahagialah dengannya, aku akan ikut bahagia jika kau tersenyum seperti dulu
a: .....

kau sahabat terbaikku, terimakasih atas nasehat yang kau beri kepadaku.. terimakasih kau telah menenangkanku, doakan saja jika memang dia yang terbaik untukku :)

0 komentar:

Posting Komentar